Jumat, 30 Maret 2012

arti "POLISI" untuk masyarakat

"MELINDUNGI DAN MELAYANI MASYARAKAT"


Lambang Polri terdiri dari :
  1. 3 bintang diatas logo polri bernama Tri Brata adalah pedoman hidup Polri.
  2. Perisai bermakna pelindung rakyat dan negara.
  3. Tiang dan nyala obor bermakna penegasan tugas Polri, disamping memberi sesuluh atau penerangan juga bermakna penyadaran hati nurani masyarakat agar selalu sadar akan perlunya kondisi kamtibmas yang mantap.
  4. Pancaran obor yang berjumlah 17 dengan 8 sudut pancar berlapis 4 tiang dan 5 penyangga bermakna 17 Agustus 1945, Hari proklamasi kemerdekaan.
  5. Padi dan kapas menggambarkan cita-cita bangsa menuju kehidupan adil dan makmur, sedang 29 daun kapas dengan 9 putik dan 45 butir padi merupakan suatu pernyataan tanggal pelantikan Kapolri pertama 29 September 1945 yang dijabat oleh Jendral Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo.












DEMI ALLAH, SAYA BERSUMPAH / BERJANJI : 
BAHWA SAYA, UNTUK DIANGKAT MENJADI ANGGOTA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, AKAN SETIA DAN TAAT SEPENUHNYA KEPADA PANCASILA, UNDANG - UNDANG DASAR TAHUN 1945 , TRI BRATA, CATUR PRASTYA DAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA SERTA PEMERINTAH YANG SAH. 






BAHWA SAYA, AKAN MENTAATI SEGALA PERATURAN PERUNDANG - UNDANGAN YANG BERLAKU DAN MELAKSANAKAN KEDINASAN DI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA YANG DIPERCAYAKAN KEPADA SAYA DENGAN PENUH PENGABDIAN, KESADARAN DAN TANGGUNG JAWAB.



BAHWA SAYA, AKAN SENANTIASA MENJUNJUNG TINGGI KEHORMATAN NEGARA, PEMERINTAH DAN MARTABAT ANGGOTA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, SERTA AKAN SENANTIASA MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA DARI PADA KEPENTINGAN SAYA SENDIRI, SESEORANG ATAU GOLONGAN.


BAHWA SAYA, AKAN MEMEGANG RAHASIA SESUATU YANG MENURUT SIFATNYA ATAU MENURUT PERINTAH HARUS SAYA RAHASIAKAN.
BAHWA SAYA, AKAN BEKERJA DENGAN JUJUR, TERTIB, CERMAT DAN BERSEMANGAT UNTUK KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DAN TIDAK AKAN MENERIMA PEMBERIAN BERUPA HADIAH DAN / ATAU JANJI - JANJI BAIK LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG YANG ADA KAITANNYA DENGAN PEKERJAAN SAYA

TRIBRATA KAMI POLISI INDONESIA

1. BERBAKTI KEPADA NUSA DAN BANGSA DENGAN PENUH KETAKWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA

2. MENJUNJUNG TINGGI KEBENARAN, KEADILAN DAN KEMANUSIAAN DALAM MENEGAKKAN HUKUM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945

3. SENANTIASA MELINDUNGI, MENGAYOMI DAN MELAYANI MASYARAKAT DENGAN KEIKLASAN UNTUK MEWUJUDKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN


CATUR PRASETYA

SEBAGAI INSAN BHAYANGKARA, KEHORMATAN SAYA ADALAH BERKORBAN DEMI MARSYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA, UNTUK :







  1. Polisi: Demonstran Dilarang Terobos Tol
    Mahasiswa yang berunjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terlibat bentrok dengan polisi di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Selasa (27/3/2012). Bentrokan terjadi saat sekitar 1.000 mahasiswa yang berasal dari beberapa universitas mencoba menuju Istana Negara. Sejumlah mahasiswa ditahan dalam unjuk rasa ini.



    Polisi traktir demonstran

    Kompol Hutagaol yang menyaksikan langsung demonstrasi kemudian berinisiatif untuk menenangkan para demonstran.

    "Mereka kelihat`n haus semua, tidak ada salahnya juga polisi sekali-sekali yang mentraktir," katanya.

    "Saya memang menekankan kepada seluruh anggota di jajaran Polresta Pekanbaru agar tidak bentrok dengan massa pengunjuk rasa. Caranya ya itu tadi, negosiasi atau pendekatan persuasif," kata Kepala Polresta Pekanbaru, Kombes Pol Adang Ginanjar. 


    Komitmen anti KKN ini adalah  untuk membangun karakter kepolisian menjadi pengayom dan pelayan masyarakat. Pelayan untuk memelihara keamanan, pelayan dalam rangka melindungi dan mengayomi, dan juga pelayan dalam penegakan hukum.

    Kebanyakan refrensi jadi bingung sendiri nih....
    hehhehee....
    ^_^



    POLISI image yang segera muncul di otak masyrakat umum sekarang ini adalah aparat yang suka bertindak sewenang-wenang dan mungkin juga timbul image bahwa sekarang ini aparat tersebut adalah musuh masyarakat.
    tapi gag jarang juga yang menganggap bahwa polisi adalah teman.

    MENGAYOMI, MELINDUNGI DAN MELAYANI MASYARAKAT sepertinya slogan ini perlu di pertanyakan lagi, karna dewasa ini pelayanan terhadap publik seakan berat sebelah.
    kenapa saya bisa berkata seperti itu, karna menurut hasil survey yang ada, aparat negara ini seakan-akan memilih dalam melakukan pelayanan

    contoh :
    suatu malam adik ipar saya pulang kerumah orang tuanya naik sepeda ontel sendiri, di tengah perjalanan  dia di ikuti seorang lelaki yang tidak di kenal menggunakan sepeda motor.
    setelah jalan agak sepi dan di situ terjadi pelecehan seksual ringan, adik saya melawan karna dia melihat ada MOBIL PATROLI POLISI.
    setelah mobil patroli tersebut dekat si pelaku lari, dan waktu itu adek saya datang menghampiri mobil patroli tersebut dan dia berkata pada 2 atao 3 oknum aparat yang ada di dalam mobil tersebut perihal kejadian yang baru dialaminya.
    dan dengan mudahnya salah satu oknum aparat tersebut menjawab " sudah, adek pulang saja, sudah malam "

    dalam kejadian tersebut saya tidak habis pikir tentang pelayanan yang ada saat itu


    (sudah ah... curhatnya... ^_^)
    kita menuju ke MELINDUNGI yang saya tau saat ini sepertinya cuma di pandang sebagai sebuah tulisan konyol oleh sebagian oknum aparat
    padahal CATUR PRASETYAsudah berbunyi
    SEBAGAI INSAN BHAYANGKARA, KEHORMATAN SAYA ADALAH BERKORBAN DEMI MARSYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA, UNTUK :
    1. MENIADAKAN SEGALA BENTUK GANGGUAN KEAMANAN.
    2. MENJAGA KESELAMATAN JIWA RAGA , HARTA BENDA DAN HAK ASASI MANUSIA
    3. MENJAMIN KEPASTIAN BERDASARKAN HUKUM
    4. MEMELIHARA PERASAAN TENTRAM DAN DAMAI 

    boro-boro melindungi, malahan yang saya lihat akhir-akhir ini bahwa aparat tersebut seakan-akan menjadi musuh masyarakat.






    Kalau kami boleh demo, Kami lebih depan dari anda, wahai mahasiswa..

    Klo kami boleh bicara, kami bicara lebih lantang dari anda wahai mahasiswa, 

    Andai kalian tidak anarkhis, kami tidak akan berdiri tegap, 

    namun berangkulan dengan anda wahai mahasiswa,

    apakah kalian tidak paham, Bahwa kami juga merasakan pahitnya jika harga melambung tinggi. Kalian fikir keluarga kami makan peluru..??


    Kalo udah kayak gitu siapa yang di salahkan ???
    masyarakat atau aparat ?????



    tuhkan banyak pandangan tentang aparat negara kita ini...


    saya pilih yang ini buat bahan ngoceh deh....
    Bhocah Teroris Rezek Kalau kami boleh demo, Kami lebih depan dari anda, wahai
    mahasiswa..
    ===========================
    YAUDAH G USAH MENGHALANGI MAHASISWA..
    GABUNG AJA DEMO NYA KHAN BERES...
    HAHAHHAHAAA....

    keliatannya seperti orang ngomong seenaknya saja, tapi bagi saya sepertinya ini perkataan yang memukul balik aparat kembali kesumpahnya
    yaitu  TRIBRATA  & CATUR PRASETYA

    dimana disitu juga tercantum tentang kehormatan

    gag mbayangin gimana jadinya ya kalo aparat negara sesuai dengan apa yang di ucapkannya sebelum menjadi aparat negara


    contoh :
    ketika menghadapi pendemo para aparat kita mengamankan masyarakat (pendemo), meredam situasinya dan kalo perlu aparat negara kita itu membantu dengan cara memanggil kepala pemerintah untuk di pertemukan dengan masyarakat yang mau menyampaikan aspirasi mereka.

    CATUR PRASETYA

    SEBAGAI INSAN BHAYANGKARA, KEHORMATAN SAYA ADALAH BERKORBAN DEMI MARSYARAKAT,




    jadi intinya POLISI adalah penengah antara masyarakat dan pemerintah
    bukannya hanya membela masyarakat(rakyat) tapi tidak membela pemerintahan(negara)
    bukannya hanya membela  pemerintahan(negara) tapi tidak membela masyarakat(rakyat)


    masih banyak uneg-uneg saya...
    tapi kebanyakan nulis jadi cape sendiri dan kalo di jabarin gag bakal ada habisnya....
    di tunggu ya sambungannya.....
    ^_^



    "terkait dengan kenikan harga BBM, kerusuhan di berbagai tempat di negara kita tercinta ini dan banyaknya aksi demo yang di lakukan oleh adek-adek kita
    semoga  menemukan titik terang untuk sebuah tujuan, satu tujuan...
    yaitu



      " INDONESIA MERDEKA "


    "Merdeka dari seluruh penjajah yang berasal dari luar dan terutama dari dalam"





    amin."




0 komentar:

Posting Komentar